Showing posts with label Aquaponik. Show all posts
Showing posts with label Aquaponik. Show all posts

Sunday, March 24, 2019

Aquaponik NFT Sederhana

Aquaponik merupakan teknik budidaya tanaman yang memadukan metode aquakultur dan hidroponik. Aquakultur ialah pemeliharaan ikan di dalam kolam dan hidroponik yaitu metode  bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Paduan dari kedua teknik budidaya tersebut menjadi aquaponik. Lalu, bagaimanakah cara menanam aquaponik NFT?
Ada 3 jenis sistem aquaponik yang sekarang dipergunakan oleh para pembudidaya pertanian dan perikanan yaitu :
Raft
Metode ini menempatkan tanaman langsung di atas air dengan menggunakan stereofoam. Tanaman dimasukkan ke dalam stereofoam yang sudah dilubangi sebelumnya dan membiarkan akar tanaman itu mengambang di dalam air.
 
EBB & Flow
Metode aquaponik ini mempunyai prinsip membanjiri media tanam. Setelah media tanam penuh air lalu airnya dibuang dengan alar bernama bell siphon secara otomitis.

NFT
Nutrient film technique (NFT) merupakan teknik budidaya tanaman dengan akar tanamannya  tumbuh di lapisan nutrisi yang dangkal dan tersirkulasi menyebabkan tanaman bisa mendapatkan cukup oksigen, air, dan nutrisi.

Pada umumnya terdapat beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk menyalurkan hobi bercocok tanam. Salah satu diantaranya yaitu dengan cara menanam aquaponik NFT yang terbilang cukup mudah. Dengan cara menanam aquaponik NFT maka Anda akan memperoleh 2 keuntungan yakni pemeliharaan ikan dan pemeliharaan tanaman yang dapat digunakan untuk menanam sayuran.
Berikut cara menanam aquaponik NFT sederhana untuk diaplikasikan di rumah Anda.
Bahan :
  • Tanaman sayuran
  • Aquarium/kolam
  • Pompa air
  • Pipa elbow dan tutupnya
  • Pipa 0,5 inci sepanjang 2 meter
  • Media tanam 1 kg
  • Plastik net 1 pak
  • Bak kultur ukuran 79 x 40 x 4 cm
  • Kasa plastik
Cara Pembuatan dan Penanaman
  • Sediakan 2 potongan pipa. Satu berukuran sepanjang lebar media tanam dan satunya lagi harus lebih panjang dari potongan pipa pertama supaya pompa air atau pompa aquarium kecil dapat dimasukkan ke dalam aquarium.
  • Hubungkanlah antara pipa satu dengan pipa lainnya memakai elbow dan tutuplah ujung pipa yang memiliki ukuran kecil.
  • Lubangilah tiap-tiap pipa kecil untuk jalannya aliran air dan pastikan pengatur aliran air Anda pasang.
  • Pasang di pinggiran bak tanam sampai keduanya menyatu pada pinggirnya.
  • Pada ujung pipa yang panjang di bagian bawah aquaponik segera dipasang pompa.
  • Persiapkan media tanam lalu dipotong menjadi bagian kecil.
  • Sirami dengan air dan pastikanlah kelebihan air siramannya keluar.
  • Saat media tanam berubah warnanya menjadi sedikit gelap, Anda dapat menggumpalkan dan menempatkannya pada media tanam hingga penuh.
  • Padatkan media tanam dan media tanam dibuat sedikit melebihi batas bak tanam.
  • Kasa plastik dipasang dan digunting seukuran bak tanam yang sudah diisi media tanam.
  • Gunakan mur baut untuk merekatkan kasa plastik dan bak tanam.
  • Tanaman dibersihkan dengan mencelupkannya ke dalam air.
  • Buatlah lubang pada media tanam sebanyak tanaman yang akan dibudidayakan lalu masukkanlah tanaman-tanaman itu pada setiap lubang.
  • Letakkan bak tanam di atas aquarium, usahakan menempel pada dinding.
  • Periksa aliran airnya berjalan lancar ataukah tidak.
  • Apabila aliran air bisa mengalir ke atas dan menetes ke kolam/aquarium, maka aquaponik telah berhasil dibuat.
Dalam sistem aquaponik NFT ini Anda tidak perlu repot-repot rutin mengadakan pemupukan karena air yang mengaliri tanaman tersebut sudah  mengandung nutrisi yang bersumber dari kotoran-kotoran ikan.
**http://urbanina.com/akuaponik/cara-menanam-aquaponik-nft-sederhana/**

Aquaponik - Syarat Aquaponik NFT

Aquaponik merupakan salah satu metode perpaduan antara bercocok tanam dengan cara hidroponik dan pemeliharaan ikan (akuakultur). Akhir-akhir ini aquaponik jadi tren baru di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang hidup di tengah ataupun pinggiran kota, yang identik tidak mempunyai lahan luas untuk bertanam dan beternak ikan, tetapi ingin memperoleh keuntungan dari kedua cara itu. Saat ini terdapat 3 model teknik akuaponik yang digunakan oleh kalangan pembudidaya pertanian dan perikanan, yakni model raft, ebb & flow, dan NFT. Apa saja syarat aquaponik NFT jika kita ingin menggunakannya.

NFT (Nutrient Film Technique) merupakan model aquaponik yang mengaliri media tanamnya dengan menggunakan lapisan tipis air. Sama halnya seperti model raft, teknik ini tidak memakai media tanam. Akar tanaman dari tanaman yang dibudidayakan atau ditanam dibiarkan mengenai dasar tempat tumbuhnya tanaman kemudian dialiri dengan air yang mengandung nutrisi. Air yang mengalir ini jangan tergenang. Jadi mesti terus mengalir cepat sehingga tercipta lapisan tipis.


Sebelum mengetahui apa saja syarat aquaponik NFT yang harus dipenuhi agar hasilnya optimal sebaiknya mengetahui juga kelebihan dan kekurangan salah satu teknik aquaponik ini. Kelebihan teknik ini ialah air yang digunakan untuk mengaliri tanaman amat kecil. Maka dari itu, pompa yang digunakana pun cukup kecil. Produktivitasnya memang tidak setinggi model raft, namun relatif memberikan hasil yang cukup besar. Meski begitu, model NFT ini mempunyai beberapa kekurangan.
Pertama, teknik ini amat rentan pada perubahan cuaca. Bila sebelumnya di pagi hari udara dingin kemudian di siang hari menjadi panas sehingga ini akan berpengaruh tidak baik pada akar tanaman. Akar tanaman yang menghadapi perubahan suhu yang begitu singkat akan mati. Kedua, sama halnya seperti pada model raft, teknik ini membutuhkan tambahan proses biofiltrasi karena biofiltrasi yang berlangsung pada media tanam tidak mencukupi.
Ketiga, dalam teknik ini pun cuma tanaman sayuran yang menyenangi banyak air saja yang bisa ditanam. Keempat, persemaian tidak bisa diadakan pada model aquaponik NFT ini. Alhasil persemaian mesti dikerjakan di tempat yang lain. Kelima, pompa mesti beroperasi selama 24 jam sebab akar tanaman mesti terus terbasahi dengan air yang mengalir. Sesaat saja pompa padam (tidak menyala) akan mengakibatkan akar-akar tanaman kekeringan. Maka dari itu, meskipun tidak sebesar model raft, penggunaan tenaga listrik untuk model NFT ini terbilang relatif lumayan tinggi.
Beberapa syarat aquaponik NFT yang harus terpenuhi agar prosesnya berjalan lancar dengan hasil yang maksimal, antara lain:
  • Penyedian peralatan utama berupa bed (talang), tangki penampung (tandon air), dan pompa serta genset jika sering padam aliran listriknya.
  • Gunakan bed atau talang rumah tangga dengan ukuran panjang sekitara 4 meter dan lebar 13 – 17 cm.
  • Usahakan kemiringan talangnya (1-5%) untuk mengalirkan larutan nutrisi.
  • Aliran air yang masuk kecepatannya jangan terlampau cepat.
  • Bukaan kran diatur pada kisaran 0.3-0.75 L/menit).
  • Aliran air, oksigen dan nutrisi dilakukan secara konstan dengan ketebalan arusnya kira-kira 2-3 mm.
  • Gunakan media tanam yang bersifat porous atau mudah ditembus air, seperti batu apung, zeolit, dan arang kayu.
  • Tanaman yang dibudidayakan berusia pendek sekitar 30 – 45 hari sudah bisa dipanen, seperti selada, kangkung, sawi, basil dan lain sebagainya.
Demikianlah beberapa syarat aquaponik NFT yang harus terpenuhi sebelum mulai membudidayakannya.

Aquaponik NFT Sederhana

Aquaponik merupakan teknik budidaya tanaman yang memadukan metode aquakultur dan hidroponik. Aquakultur ialah pemeliharaan ikan di dalam ko...